Laman

Sabtu, 27 Oktober 2018

Manajemen Sumber Daya Manusia - Gaya Kepemimpinan Sultan Ageng Tirtayasa _ Wawan Prahiawan

Hi everyone...
I am very happy to post again after so long time I was not active on this blog. This time I will share some photos of my group with my post-graduate lecturer at Untirta namely Mr. Wawan Prahiawan. He teaches Human Resource Management and he is very friendly. There he is :


















From left to right : 
Faisal Khomaeni, Mr.Wawan Prahiawan (my lecture), Daniar Isham (me) and Adi Ridhwan.

Here is a little review of the Sultan Ageng Tirtayasa :
Sultan Ageng Tirtayasa (Banten, 1631 - 1683) was the son of Sultan Abdul Ma'ali Ahmad and Ratu Martakusuma who became the Sultan of Banten in the period 1640-1650. When he was a child, he held the title Prince Surya. When vertical, he was appointed as the Sultan of the Young, who had the title Prince Ratu or Prince Dipati. After his grandfather died, he was appointed as a sultan with the title Sultan Abdul Fathi Abdul Fattah. The name Sultan Ageng Tirtayasa comes from the first place in the new palace in Tirtayasa (located in Serang Regency).

The values raised by Sultan Ageng Tirtayasa as a leader, he is a leader who is very trustworthy and has a vision in the future to build his nation. In terms of diplomacy, he always maintains a cooperative and political relationship that is mutually beneficial.

The conclusion that I can take is that as a leader you should be able to guide his followers or subordinates to always establish good cooperation so that they are mutually beneficial. The cooperation in question is good, honest cooperation, has no interest and prioritizes the progress of the nation and state. And for a very important leader to have a vision (visionary), it is very necessary to see opportunities, analyze and evaluate the possibility of future events so that future events can be anticipated or have been prepared from now on.

Minggu, 02 Oktober 2011

My first experience in RGC (Ranked Game Client)

At this time I'll tell you my experience playing dota in RGC. before telling my experience playing in the RGC, I'll explain a little what it is for the RGC who do not know. RGC is a gathering place for DotA players from all over the world and play together inside. objectives of the RGC here is to share experiences, skills, techniques and fighting with other clans around the world. And the RGC are counting points. Each time the win will get +5 points. if less, uhm ...
I have never lost so do not know. hehe: D

well, now I'll tell you my experience playing in the RGC. in the RGC is composed of several rooms, of which there is room ASIA, ASIA room consists of dota players are mostly from Asian region but many European players play in the room ASIA. Then there is room EUROPE, EUROPE room most visited by players in europe dota because a lot of professional players so that other players were motivated to demonstrate their skills to all. My nickname in the RGC is [bla] ares. and I played the first time in European public room. My first impression of my playing is very happy to meet with outsiders, especially those of Europe because I come from asia and I rarely met with European players. and the impression that both the RGC is lag. RGC is an external server because it takes a good ping to play better to show our skills to other players.

I chose the "puck" for my first game in the RGC.


Sentinel: Venge, Invoker, Magnus, Barathum, Zeus
Scourge: Roof, Magina, Puck (Me), Techies, Huskar

Top Line: Magnus, Zeus vs Magina Roof
Mid Line: Barathum vs. Puck (Me)
Bot Line: Invoker, Venge vs. Huskar, Techies

Mode: -APZM
Patch: 1.26
for download this replay: http://www.mediafire.com/?6fkrfw0jaurqbvn

Exciting running game, a lot happened ganking and big war. First blood occurs at minute 1, it occurs on the top line where magina kill magnus assisted by roof. I was not to be outdone by magina, in fact I can kill barathum in minute 2 but I can not control it well because my lag suffered by it failed to kill barathum. While in line boots rare kill in war, so the lack of boots line, especially for techies that "noob". very confused when there are friends on the team that is weak making it difficult to work well together.

Magina: Techies
Magnia: is 4vs5
Roof: Ze

I think a war of words does not occur within the server but the server just outside of Indonesia were not much different. The following are some of the events. enjoy!^^

in minute 20 after magina ganked by Invoker, Magnus, Venge, Zeus
puck(Me): lol
Magina: OMF
Barathum: noob
Magina: jaj you noob
Magina: ^^

in minute 22 after big war and magina killed by Barathum
Magina: bara its very pro
Roof: na
Barathum: lol y always run
Magina: xaax
Barathum: ya
Barathum: u always run like a fang
barathum: right?
Magina: lol is my effect
Barathum: Farm more noob
Magina: you

LOL

and many more amusing incident of the contest snout in this game. but the game runs very interesting and I enjoyed it although it is very lag. XD

in the end me and my team won this match. rather as an initial step in the subsequent victory in this RGC.

end of game:


Next I will discuss more interesting game 2 in the RGC. And give advice or criticism for making a better entry. thank you for reading: D

Kamis, 22 September 2011

Kecerdasan Spiritual

Kecerdasan Spiritual(SQ) merupakan fasilitas yang membantu seseorang untuk mengatasi persoalan dan berdamai dengan persoalannya itu. Ciri utama dari SQ ini ditunjukkan dengan kesadaran seseorang untuk menggunakan pengalamannya sebagai bentuk penerapan nilai dan makna. Kecerdasan spiritual yang berkembang dengan baik akan ditandai dengan kemampuan seseorang untuk bersikap fleksibel dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, memiliki tingkat kesadaran yang tinggi, mampu menghadapi penderitaan dan rasa sakit, mampu mengambil pelajaran yang berharga dari suatu kegagalan, mampu mewujudkan hidup sesuai dengan visi dan misi, mampu melihat keterkaitan antara berbagai hal, mandiri, serta pada akhirnya membuat seseorang mengerti akan makna hidupnya.

Minggu, 03 Oktober 2010

peran audit si

Audit pada dasarnya adalah proses sistematis dan objektif dalam memperoleh dan mengevaluasi bukti-bukti tindakan ekonomi, guna memberikan asersi dan menilai seberapa jauh tindakan ekonomi sudah sesuai dengan kriteria berlaku, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada pihak terkait.

AUDIT SISTEM INFORMASI ADALAH ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENERAPANNYA PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI INDONESIA
Ada beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem teknologi informasi: Audit secara keseluruhan menyangkut efektifitas, efisiensi, availability system, reliability, confidentiality, dan integrity, serta aspek security. Selanjutnya adalah audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file.

Tugas-tugas audit si:
1. Penugasan Audit
Tanggung Jawab, Wewenang dan Akuntabilitas
Tanggung jawab, wewenang, dan akuntabilitas dari auditor sistem informasi harus dinyatakan dengan jelas secara formal dan tertulis dalam piagam atau surat tugas audit sistem informasi serta disetujui secara bersama oleh auditor sistem informasi dan pemberi tugas.

2.Independensi & Obyektifitas
Independensi
Dalam berbagai hal yang berkaitan dengan audit sistem informasi, auditor sistem informasi harus menjaga independensinya, baik secara faktual maupun penampilan, dari organisasi atau hal yang diaudit.
Obyektifitas
Auditor sistem informasi harus menjaga obyektifitasnya dalam merencanakan, melaksanakan dan melaporkan audit sistem informasi.
3.Profesionalisme & Kompetensi
Profesionalisme
Auditor sistem informasi harus memenuhi berbagai standar audit yang berlaku serta menerapkan kecermatan dan ketrampilan profesionalnya dalam merencanakan, melaksanakan, dan melaporkan audit sistem informasi.
Kompetensi
Auditor sistem informasi, secara kolektif, harus memiliki atau memperoleh pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan audit sistem informasi.
Pendidikan Profesi Berkelanjutan
Auditor sistem informasi harus meningkatkan pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan audit sistem informasi melalui pendidikan profesi berkelanjutan.
4.Perencanaan
Perencanaan Audit
Auditor sistem informasi harus merencanakan audit sistem informasi dengan baik agar dapat mencapai tujuan audit serta memenuhi standar audit yang berlaku.
5.Pelaksanaan
Pengawasan
Staf audit sistem informasi harus disupervisi dengan baik untuk memberikan keyakinan yang memadai bahwa tujuan audit sistem informasi dapat tercapai dan standar audit yang berlaku dapat dipenuhi.
Bukti-bukti Audit
Dalam melaksanakan audit sistem informasi, auditor sistem informasi harus memperoleh bukti-bukti audit yang cukup, dapat diandalkan dan bermanfaat untuk mencapai tujuan audit sistem informasi secara efektif. Temuan dan kesimpulan audit sistem informasi harus didukung oleh analisis dan interpretasi yang memadai atas bukti-bukti audit tersebut.
Kertas Kerja Audit
Dalam melaksanakan audit sistem informasi, auditor sistem informasi harus mendokumentasikan secara sistematis seluruh bukti-bukti audit yang diperoleh serta analisis yang dilakukannya.
6.Pelaporan
Laporan Audit
Setelah menyelesaikan pelaksanaan audit sistem informasi, auditor sistem informasi harus memberikan suatu laporan audit sistem informasi dalam bentuk yang memadai kepada pihak-pihak yang berhak menerima. Laporan audit sistem informasi harus menyatakan lingkup, tujuan, sifat penugasan, temuan, kesimpulan, rekomendasi, indentitas organisasi, penerima dan batasan distribusi laporan, serta batasan atau pengecualian yang berkaitan dengan pelaksanaan audit sistem informasi.
7.Tindak Lanjut
Pemantauan Tindak Lanjut
Auditor sistem informasi harus meminta dan mengevaluasi informasi yang dipandang perlu sehubungan dengan temuan, kesimpulan dan rekomendasi audit yang terkait dari audit sebelumnya untuk menentukan apakah tindak lanjut yang layak telah dilaksanakan dengan tepat waktu.


tanggung jawab organisasi terhadap audit SI adalah:
1. Kebijakan SI mengandung aspek-aspek pengendalian internal control, yang diantaranya:
-Pemisahan fungsi, seperti: penjualan, keuangan, SDM dll
-Adanya struktur organisasi yang jelas

2. Telah di buat system prosedurnya

3. Buku pedoman tentang operasional dari SI itu sendiri, organisasi harus menyiapkan sehingga audit SI mudah untuk memeriksanya.

organisasi

Organisasi yaitu sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Didalam organisasi diharuskan untuk bekerja sama dengan baik sehingga untuk mencapai tujuan yang ditetapkan akan lebih mudah diraih. Untuk mencapai tujuan itu kita harus mengorganisasikan tiap-tiap anggotanya dengan baik dan membuat struktur organisasi agar tiap-tiap anggota mendapatkan tugas, sehingga anggota dapat mengerti pekerjaan apa yang akan dilakukan.

Pengorganisasian yaitu merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi. Sedangkan, Struktur Organisasi yaitu susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Tanggung jawab Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (selanjutnya dalam artikel akan disingkat CSR) adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham, komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.

Rabu, 09 Juni 2010

business event driven IT application architecture

IT environments generate continuous streams of data for everything from monitoring financial markets and network performance, to business process execution and tracking RFID tagged assets. Oracle Complex Event Processing (Oracle CEP) provides a rich, declarative environment for developing event processing applications to improve the effectiveness of your business operations.

Support Event

hal-hal yang dapat menunjang kelancaran pelaksanaan prosesi pernikahan seperti pemandu acara/MC (seni intonasi suara, pengetahuan simbol-simbol dan makna yang terkandung dalam prosesi adat), musik (kaset atau live), soundsystem (kapasitas watt, operator, microfon kabel/wireless), panggung/stage.
contohnya: merekrut tenaga kerja yang baru